Rudal Buatan Indonesia "Mereka Harus Takut"

WWW.TRIBUNINDO.COM - Rudal Buatan Indonesia "Mereka Harus Takut" - Indonesia merupakan negara besar dengan berbagai kekayaan sumber daya alam dan sumber daya manusia yang handal. Mungkin anda ragu dengan kemampuan dari anak bangsa Indonesia, tapi sadarlah bahwa salah satu pesawat tercanggih di ciptakan oleh insiur Indonesia dengan IQ lebih pintar dari Albert Einstein yaitu BJ Habibie. Pesawat Tercanggih Buatan Indonesia telah terbang di angkasa Indonesia, namun kesombongan dan ketakutan AS dan Eropa membuat Indonesia harus mengambil langkah yang sesat dan menyesatkan bagi perkembangan teknologi Militer Indonesia.

AS dan Eropa menekan Indonesia yang saat itu dalam krisis moneter, mereka menawarkan Bantuan dana untuk mengatasi masalah moneter yang mereka ciptakan sendiri untuk Indonesia. Mereka akan memberikan bantuan jika Indonesia menutup perusahaan plat merah BUMN Industri Pesawat Terbang Nurtanio dan kemudian berganti menjadi Industri Pesawat Terbang Nusantara (IPTN) pada 11 Oktober 1985.

VIDEO KEKUATAN MILITER iNDONESIA YANG AKAN DIHADAPI DUNIA JIKA MENYERANG INDONESIA




Indonesia saat itu dipaksa untuk menerimanya dan cerobohnya Indonesia benar-benar menerimanya. Ajaibanya perusahaan yang membaggakan itu benar-benar ditutup. Butuh keberanian besar untuk membangkitkannya lagi dan itu dilakukan oleh orang-orang berani mereka anak-anak bangsa yang tidak ingin Indonesia jauh tertinggal.

Sejarah Teknologi militer Indonesia begitu panjang dan berliku-liku terutama untuk memiliki rudal buatan sendiri. Indonesia sangat populer dengan kekuatan militernya saat dipimpin oleh Soekarno. Di zamannya Indonesia menjadi macan Asia yang ditakuti oleh bangsa Asia bahkan Eropa seperti Belanda. Bahkan AS berkali-kali Mengirim CIA untuk memantau perkembangan Militer Indonesia.
Dalam sejarah Rudal Buatan Indonesia sudah dimulai sejak tahun 60-an. Awalnya Indonesia memperoleh dukungan penuh dari Militer Rusia untuk memperoleh peralatan tempur "Alat tempur" yang mempuni yang dapat menakutkan berbagai negara. Hampir segala kebutuhan pertahanan militer Indonesia di berikan oleh Rusia, termasuk rudal tercanggih.
Pada tahun 1960-an, saat militer Indonesia sedang menghadapi Belanda yang berusaha merebut Irian, Militer Indonesia telah memiliki rudal canggih yang membuat takut Belanda. Rudal Kennel adalah rudal mematikan yang mampu menghancurkan Kapal Induk Belanda. Pesawat jenis Tu-16 menjadi pembawa Rudal ini, Pesawat pembom dan rudal canggih ini dibeli Indonesia dari Rusia. Rudal canggih Kennel yang dibeli oleh Indonesia merupakan rudal dengan kemampuan khusus guna menghancurkan Kapal Induk Belanda Karel Doorman.
Presiden Soekarno memiliki kemampuan melobi yang tidak bisa dipungkiri, Ia juga mampu meminta Rusia untuk mengajarkan Indonesia untuk mampu membuat rudal buatan sendiri. Rudal Indonesia ini nantinya merupakan rudal buatan Indonesia dengan rasa Rusia.
Gayung bersambut Indonesia diterima untuk duduk dibangku sekolah Rusia untuk diajarkan oleh prof rudal dengan berbagai gelar keberhasilannya. Prof rudal Rusia tidak pernah segan untuk berbagi ilmu teknologi tinggi kepada Indonesia. Kesempatan itu pun tidak disia-siakan oleh Indonesia untuk menimba ilmu secara serius dengan sang profesor rudal. Akhirnya Indonesia mampu menciptakan rudal buatan Indonesia dengan rasa Rusia yaitu  roket jarak pendek yang diberinama roket Kartika.
Baru saja mampu menciptakan roket yang akan menjadi cikal bakal rudal Indonesia yang diperkasai oleh presiden Soekarno. Beliau menginginkan insiur Indonesia menguasai teknologi Rudal, namun sayangnya hal itu tidak berlanjut di bawah kepemimpinan presiden Soeharto.
Di bawah kepemimpinan Soeharto kebijakan telah berubah dan mengalami pergeseran yang jauh. Pada eranya kekuatan militer Indonesia mengalami penurunan signifikan, Indonesia mulai lemah dalam soal pertahanan. Bahkan militer Indonesia sempat diembargo dan hampir semua alutsista Indonesia menjadi mengalami masalah.
Setalah mendapat Embaro Indonesia baru mulai sadar bahwa mereka memiliki kemampuan untuk menciptakan alat pertahanan militer yang canggih yang diwarikankan oleh presiden Soekarno. Mulailah insiur-insiur Indonesia bergabung untuk menciptakan roket yang lebih canggih dari sebelumnya.
Anda pasti telah tau bahwa Indonesia telah mampu menciptakan rudal buatan anak bangsa melalui sentuhan tangan Lapan. Roket buatan Lapan telah beberapa kali menghadapi uji coba dan hampir semuanya berhasil ditembakan. Kemampuand dari rudal ini nantinya akan mampu menjangkau negara tentangga jika ditembakan dari posisi strategis.
Sadar akan kelemahannya Indonesia dibawah presiden SBY membuat peraturan setiap pembelian alutsista baru diikuti dengan Transfer of Technology (ToT). Ternyata roket calon rudal Indonesia mengalami masalah pengendalian/kontrol jika dijadikan rudal. Rudal merupakan senjata canggih yang mampu tembakan dari berbagai sistem persenjataan dan mampu dikendalikan dari jarak jauh atau dari peralatan yang menembakan rudal tersebut. Disitulah titik lemahnya, akhir nya Indonesia memborong rudal buatan China yaitu rudal C-705. Dengan pembelian yang diikuti Oleh TOT dari Cina maka diaharapakan Insiur Indonesia menguasai teknologi sistem pengendalian Rudal.
Mereka Harus Takut
Indonesia tidak berhenti untuk mencoba menciptakan rudal didasarkan kepada roket-roket buatan Lapan. Keberhasilan Lapan menciptakan roket, mungkin dianggap kalah dengan roket buatan pemberontak/mujahidin Suriah yang mampu membuat Roket sendiri dengan alat seadanya dan secara terus-menerus ditembakan ke pemerintah zalim Assad. Bedanya Roket buatan Lapan lebih teliti dan diciptakan dengan penuh penelitian.
Kalau roket Buatan mujahidin suriah di berinama yang sangat mengerikan, Roket Indoensia memiliki nama yang keren seperti lazimnya roket milik negara lain. Roket Indonesia yaitu RX-420 yang dibuat oleh LAPAN memiliki jarak  dengan  jangkau tembak 100 km dan Roket dengan jangkau 200 km yaitu RX-550.

Cikal Bakal Rudal Canggih Buatan Indonesia
HSFTB "High Speed Flying Test Bed" inilah dia Rudal Canggih Buatan Indonesia yang sebenarnya yang saat ini sedang dipersiapkan khusus. Tidak mudah untuk menghasilkan sebuah Rudal kendali "missil" karena Indonesia harus menguasai  guide missile yang sangat menentukan lokasi target. Mimpi Indonesia sudah dekat untuk dapat menciptkan rudal buatan dalam negeri, Hal ini dimulai  pada tahun 2010. Iluwan Indonesia muali mempelajari guide missile dengan menciptkan pesawat tanpa awak HSFTB "High Speed Flying Test Bed". HSFTB turbojet merupakan wahana terbang, guna menguji sebuah sistem kendali dengan mempertimbangkan beragam parameter dinamika terbang yang sangat tepat dan akurat. Dengan demikian dapat terus ditingkatkan menjadi roket pengorbit satelit. HSFTB berguna sebagai tahapan membuat rudal nasional dan UAV tingkat advance. Wahana terbang HSTFB menganalisa anomali trayektori, menguji signifikansi perbaikan peralatan, serta menguji strategi terbang agar mencapai sasaran.

Informasi yang dikumpulkan oleh pesawat HSFTB selanjutnya ditransfer ke RKN 200 agar direvisi :
  • kemampuan flight control system "rate gyro
  • akselero dan GPS"
  • sistem tracking rocket jarak jauh (Multi Gain IMU)
  • teknologi UAV (komunikasi data).
Pesawat buatan Lapan ini didasarkan kepada Long range missile: Storm Shadow/SCALP EG buatan Konsorsium Eropa, serta AGM-158 Joint Air-to-Surface Standoff Missile, Lockheed Martin, USA.
iklan