Militer India Menjadi Kekuatan Tempur Yang Tangguh

Selama bertahun-tahun, Angkatan Darat India, IAF dan Angkatan Laut telah dimodernisasi untuk memodifikasi dirinya menjadi kekuatan militer yang tangguh untuk diperhitungkan. 
Militer India Menjadi Kekuatan Tempur Yang Tangguh
Militer India Menjadi Kekuatan Tempur Yang Tangguh


Angkatan Laut India 

Sebagian besar kapal Angkatan Laut India sejak tahun 1950-1980 Berasal luar negeri. Kapal perusak Class pemburu dan Q & R kelas dari Inggris, River Class dan Blackwood class frigat (UK), Black Swan Kelas (Inggris). Begitu juga kapal perang yang di beli dari Soviet.Tapi kini waktu sudah berubah perubahan pun terjadi, Kekuatan angkatan laut India berhasil bangkit dan memiliki kapal tercanggih di dunia. Hal ini tidak terjadi secara tiba-tiba. Adanya berbagai galangan kapal angkatan laut pribumi kunci keberhasilan, yang telah mulai membangun kapal dukungan sebelum merambah ke proyek Bigshot. Mereka menyerap teknologi dari waktu ke waktu, persaingan memberikan dorongan pengiriman tepat waktu, kualitas yang diterima dengan baik oleh Angkatan Laut India. 

Sejalan dengan itu Angkatan Darat dan khusus IAF perkembangan dari kedua marta ini sedikit terhambat, namun, pasti dalam berkembang. Untuk angkatan darat bahan peledak, dan mortir yang sebagian besar dibuat oleh 41 :pemulihan, pendukung dan kendaraan utilitas dibuat oleh beberapa perusahaan pribumi, untuk artileri masih sebagian besar diimpor begitu juga dengan sistem pertahanan udara dan peralatan terkait sebagian besar masih diimpor. Sejarah panjang pengadaan militer buatan asing masih menjadi permasalahan mendasar dari India. Namun, India kini sedang berkonsentrasi pada pengembangan rudal independen yang merupakan salah satu yang paling sukses yaitu IGMDP. 25 tahun dan India memiliki sebagian besar rudal yang diperlukan untuk mencapai kemajuan pesat yang merupakan hasil dari kerja keras negara boliwood itu.

Sekarang mari kita lihat di IAF. 

India menjadi Kekuatan militer terbesar dengan angkatan udara terkuat di Asia Selatan dengan memiliki berbagai pesawat tempur canggih seperti Su-30 MKI, Mig-29, 27, 21, Jaguar, Mirage dan pesawat lainnya C-17, C-130J, II-76, II-78, EMB-145 AWECS itu merupakan pesawat buatan Asing yang mereka impor. Kecuali sektor helikopter, India tidak memiliki dasar yang luas untuk mengembangkan senjata-senjata ini dengan sendirinya. Ini adalah sesuatu yang perlu dikhawatirkan. Sebuah angkatan udara yang begitu sangat tergantung pada negara lain terletak pada risiko kemampuannya dibatasi oleh pemasok selama konflik berkepanjangan. Bahkan adanya embargo dapat menggangu keseimbangan dan kekuatan militer negara tersebut.


Bahkan jika kita menganalisis kekuatan militer India ini hanya diatas kertas karena, belum pernah kami mendengar ikut bergabung dalam misi atau perang global  dan berapa kali mesin tempur ini pergi berperang? Satu-satunya ancaman terhadap India datang dari Pakistan dan China. Mari menganalisis ancaman ini.Ancaman ini menjadi dasar yang perusahaan pertahanan dijalankan . Sebuah industri pertahanan yang sukses  tidak hanya memimiliki fasilitas yang baik, ilmuwan dan manajemen yhebat tetapi juga kepemimpinan politik.

Negara-negara Barat melihat pertahanan sebagai sektor yang berkontribusi terhadap PDB dan "penting untuk mempertahankan keunggulannya" - yang datang secara otomatis oleh basis industri. China secara efektif mengambil langkah menuju ini dan India menganggapnya perlu. 

Berapa banyak industri swasta yang ikut memproduksi perlatan pertahanan? 

India memiliki industri manufaktur yang sangat baik seperti TATA, Reliance, Mahindra, L & T, Godrej, Bajaj, kelompok Aditya-Birla, Bharat Forge, BHEL dll, kebanyakan dari mereka telah begitu lama mil jauhnya dari sektor pertahanan, sementara beberapa yang sebagian terlibat dalam proyek pertahanan yang sangat sedikit.  Beberapa permasalahan yang muncul mengakibatkan perusahaan tersebut sedikit lamban dalam bertindak. Pembebasan tanah dan penyelesaian cepat dari tender masalah lain, pemerintah perlu untuk menyingkirkan  semua rintangan sekaligus dan mengajak mereka menjadi pembuatan senjata pertahanan. 


Adanya semboyan "made in India" dari pemerintah yang baru, menjadikan industri pertahanan menggeliat dan hidup. Adanya syarat untuk melakukan dan mendapat transfer of technology dari negara pengeksport senjata membuat India banyak belajar. 

Rudal tercanggih India seperti Rudal Brahmos merupakan hasil kerja sama dengan Rusia. Rusia juga membagikan ilmu perkapalan juga kapal selam. Hal ini terbukti menjadikan India makin tangguh, karena beberapa waktu yang lalu India berhasil menciptakan Kapal selam sendiri dan kapal siluman buatan dalam negeri.

Saat ini India menunggu berjalan sebuah proyek besar yakni menciptakan kapal Induk sendiri dengan bantuan teknologi Amerika. Begitu juga dengan pesawat tempur Tajas yang terus melakukan uji terbang yang diharapkan akan menjadi pesawat tempur andalan militer India.
iklan