Mengapa Rusia Memilih India Dari Pada Cina Untuk Mengembangkan Pesawat Tempur Siluman T-50

Mengapa Rusia Memilih India Dari Pada Cina Untuk Mengembangkan Pesawat Tempur Siluman T-50  - Berita Militer Dunia - Sementara China dianggap sebagai mitra kunci bagi Rusia, Moskow beralih ke India untuk bersama-sama mengembangkan pesawat siluman generasi kelima T-50.

Kenapa Rusia lebih memilih India ? Jika dianalisis militer India tidak memiliki teknologi yang cukup untuk mengembangkan sebuah pesawat tempur yang handal. Pesawat tempur buatan India saat ini memang telah mampu mengudara,tapi banyak masalah yang harus mereka selsaikan sebagai PR rumah mereka. Permasalahan Rusia memilih India lebih karena untuk mencegah Beijing mencuri teknologi canggih dari pesawat siluman buatan Rusia, seperti yang diketahui oleh banyak pihak Cina sangat lihai dalam melakukan copy paste teknologi, sehingga membuat militer Rusia tak ingin kecolongan untuk sekian kalinya. 
Mengapa Rusia Memilih India Dari Pada Cina Untuk Mengembangkan Pesawat Tempur Siluman T-50
Mengapa Rusia Memilih India Dari Pada Cina Untuk Mengembangkan Pesawat Tempur Siluman T-50


Cina telah memiliki reputasi untuk mencuri teknologi dari Rusia sejak Perang Dingin. Setelah runtuhnya Uni Soviet pada tahun 1991, Cina menjadi salah satu pembeli utama pesawat tempur buatan Rusia Su-27 dan Rusia mengizinkan Shenyang Aircraft Corporation untuk membuka jalur produksi untuk membangun pesawat tempur untuk kedua Angkatan Udara PLA dan Angkatan Laut , yang dikenal sebagai  pesawat tempur J-11.

Cina kemudian mengakuisisi lisensi dari Rusia untuk meng-upgrade J-11 ke menjadi pesawat lebih canggih yaitu pesawat tempur J-11B. Namun, China menjadi penantang potensial di pasar ekspor untuk pesawat militer ketika mulai menjual pesawat ke negara-negara lain. Rusia harus bersaing secara ketat dengan Cina untuk masalah penjual pesawat tempur karena Militer Cina memiliki harga yang lebih murah dari pesawat tempur buatan Rusia dengan teknologi yang hampir 100% sama.

Untuk menghindari insinyur Cina kembali-rekayasa teknologi dan mengklaim sebagai miliki mereka sendiri, Rusia telah memilih pesaing daerah China yaitu India untuk mengembangkan T-50 pesawat tempur bersama-sama. Meskipun India tidak memiliki teknologi untuk mengembangkan pesawat tempur generasi kelima, namun, dapat berkontribusi melalui dukungan keuangan.

Cina pun tidak tinggal diam dengan berbagai usaha berusaha untuk menguasai teknologi pesawat siluman, Hal ini kemudian dibuktikan oleh militer Cina dengan penampilan dari pesawat siluman buatan Cina J-20 dan J-31.Kedua pesawat ini juga akan menjadi pesawat siluman tercanggih di dunia yang akan berhadapan dengan milik Rusia, dan AS.

Pesawat Siluman dimasa depan yang akan saling berhadapan jika terjadi perang adalah  :
J-20 vs F-35 (Cina vs Amerika )
J-31 vs F-35 (Cina vs Amerika )
T-50 vs F-35 (Rusia vs Amerika )
KFX vs F-35 (Indo/korsel vs Amerika )
KFX vs J-20 (Korsel vs Cina )
ATD-X vs J-20 (Jepang vs Cina)
iklan