Kapal Selam Tercanggih Militer Indonesia Terbesar Di Asia

WWW.IDHOLAY.COM - Kapal Selam Tercanggih Militer Indonesia Terbesar Di Asia - Fakta Sejarah menunjukan kapal selam merupakan salah satu Alat tempur Tercanggih dan Moderen dalam setiap perperangan. Keberadaannya di bawah laut menjadikannya seperti hantu yang bisa muncul secara tiba-tiba dan menembakan berbagai peluru kendali dan torpedo ke arah kapal musuh dan darat.

Keberadaan Kapal selam pada setiap negara dipandang sangat penting. Kapal selam dapat dijadikan sebagai penghadang dan penyerang di laut yang mampu dengan cepat dapat menghancurkan targetnya. Beberapa orang menyebutnya sebagai monter laut yang paling menakutkan.



Jika kita kembali kepada sejarah Perang Dunia 2 (PD II) maka kita akan mendapatkan data yang mengagumkan dari aksi kapal selam ini. Kapal selam pada perang dunia II berhasil menenggelamkan 3.138 kapal perang. Bila dibandingkan dengan peralatan tempur tercanggih lainnya kala itu seperti pesawat tempur yang hanya berhasil menghacurkan 1.715 perang dan kapal perang sendiri hanya sanggup menenggelamkan 650 kapal perang lainnya.

Keandalan kapal selam tak dapat dipungkiri jika kita melihat sejarah diatas. Bahkan dengan berbagai inovasi peralatan tempur tercanggih lainya yang terpasang di tubuh kapal selam menjadikan nya lebih manakutkan. Harga Kapal selam pun tidak dapat dikatakan murah. Tentunya dengan berbagai senjata canggih yang terinstal di kapal selam membuatnya menjadikan salah satu senjata tercanggih termahal. Berbagai peluru kendali bahkan torpedo menjadi senjata yang lazim terpasang di kapal selam.

Penggunaan kapal selam menjadi sangat sering untuk menghancurkan armada kapal musuh di awal perang dunia II. Seperti yang dilakukan oleh militer Jerman yang menfaat kan kapal selam tercanggih mereka saat itu untuk mencegat serta menenggelamkan seleruh armada laut sekutu yang membawa perbekalan perang kala itu dari Benua Amerika menuju Benua Eropa.

Kemampuan dari kapal selam sebagai senjata yang mematikan diperoleh karena memiliki daya tangkal tinggi, kemudian kapal selam juga sangat sulit untuk dideteksi dan dihancurkan. Kapal selam tentunya memiliki berbagai senjata yang mampu dibawanya seperti torpedo, ranjau, bahkan peluru kendali.

Terbesar di Asia Tenggara

Kekuatan militer Indonesia tidak dapat dipandang remeh. Melalui usaha gigih presiden Soekarno TNI AL memiliki kapal selam tercanggih yang didatangkan dari Rusia. Berapa Jumlah Kapal Selam TNI AL pada Tahun 1960 an ? Mungkin anda tak percaya Rusia memberikan bantuan militernya dengan memberikan Indonesia 12 kapal selam tercanggih yang mereka miliki untuk menghadapi Belanda dan negara asing lainnya.




Militer Indonesia kala itu telah mengoperasikan 12 kapal selam. Hal ini tentunya menjadikan militer Indonesia memiliki nilai strategik, dikarena karakter laut Indonesia yang sangat khas.

Salah satu kru dan Komandan Pertama dari Kapal Selam TNI AL Laksamana Pertama (Purn) RP Poernomo mengatakan bahwa militer Indonesia telah miliki kapal selam tercanggih Wishkey-Class, buatan negara Uni Sovyet. ”Hingga tahun 1962 kita memiliki 12 kapal selam. Inilah kekuatan laut terbesar di kawasan Asia Tenggara,” ujar Poernomo.

Kapal selam tercanggih Wishkey-Class Milik TNI AL telah memainkan perannya saat terjadi konfrotasi dengan Belanda untuk merebut Irian dari jajahan negara ini. Kapal selam tercanggih Wishkey-Class mendapat nama RI Tjandrasa dan dikomandoi Mardiono. Kapal selam ini menjalankan misi rahasia pada 21 Agustus 1962 yang berhasil menyusupkan 15 pasukan khusus RPKAD (Resimen Para Komando Angkatan Darat) yang kini dikenal dengan nama Kopassus.

Dengan keberhasilan ini menjadikannya sebagai prestasi yang sangat penting dan memberikan sinyal kepada Belanda kalau Indonesia tidak bisa dianggap remeh. Kemudian Belanda harus berpikir 2 kali jika ingin melakukan berperang terbuka melawan militer Indonesia. Jika perang terbuka terjadi maka kekalahan fatal pihak Belanda tidak dapat dihindari lagi dengan hancurnya ratusan kapal niaga Belanda bakal hancur. Oleh karena mendapat desakan dari Amerika Serikat, akhirnya Belanda menyerahkan Irian ke Indonesia.

Sejarah Operasi Trikora menjadikan momen penting militer Indonesia kala itu. Keberhasilan Militer Indonesia untuk mendapatkan Irian menunjukan betapa kuatnya militer Indonesia saat itu. Berdasarkan prestasi itu seluruh kru dan komandan kapal selam RI Tjandrasa mendapatkan Penghargaan Bintang Sakti yang diberikan oleh Presiden Soekarno pada 29 Januari 1963 kepada 66 orang awak kapal selam.

Kapal selam milik Indonesia yang dioperasika oleh TNI AL tahun 1960-an merupakan kapal selam canggih yang dilengkapi peluru kendali, yang mirip dengan rudal Polaris, dan seperti yang terpasang pada kapal-kapal selam modern Angkatan Laut AS. Dengan jumlah kapal selam terbanyak dan persenjataan tercanggih maka negara lain harus mewaspadai kehadiran militer Indonesia di Laut lepas.

Kehebatan kapal selam generasi pertama kala itu juga makin kuat dengan adanya tambahan kapal selam untuk TNI AL dengan bergabungnya kapal selam 209-Class buatan Jerman Barat. Kapal-kapal selam ini menemani kapal selam sebelumnya Wishkey-Class / RI Tjandrasa.

Kapal selam buata Jerman ini memiliki keunggul dan tergolong kepada senjata tercanggih kala itu dengan berbagai aplikasi baru yang lebih modern serta lebih nyaman dari generasi sebelumnya. 209-Class memiliki ruang kabin yang telah dilengkapi penyejuk ruangan (AC) sehingga dapat dipastikan para kru kapal tak lagi merasa kepanasan seperti ketika mengoperasikan Whiskey-Class.

Kapal selam 209-Class buatan Jerman memiliki senjata torpedo buatan Indoensia yang diciptakan oleh PT. Industri Pesawat Terbang Nusantara (IPTN) Bandung (kini PT Dirgantara Indonesia). Senjata Torpedo karya putra-putri Indonesia ini merupakan senjata canggih yang memiliki tingkat akurasi torpedo SUT (Surface Underwater Target) mencapai 100 persen.

Indonesia dibawah kepemimpinan Soeharto memiliki militer yang mulai melemah. Militer Indonesi hanya memiliki 2 kapal selam. Sejak saat itu Kapal Selam TNI AL tidak mampu beroperasi secara maksimal untuk menjaga lautan luas Indonesia. Dengan demikian ruang gerak kapal selam Indonesia mulai terbatas.




Kapal selam KRI Cakra (401) adalah jenis kapal selam pertama dalam kelas Cakra. Dalam Armada Kapal selam TNI AL nama 401 adalah yang ke dua menyandang gelar cakra. Sebelumnya yang lebih dahulu menyandang nama cakra adalah kapal selam Kelas Whiskey dengan ejaan lama Kapal KRI Tjakra yang merupakan salah satu dari 12 kapal buatan Russia yang di scrap tahun 70-an.

Kapal selam KRI Cakra diciptakan oleh Jerman melalui perusahaan Howaldtswerke, Kiel di tahun 1981. Jenis Kapal selam tipe 209/1300 merupakan yang paling banyak digunakan oleh Angkatan Laut dunia. TNI AL memiliki motto Tabah Sampai Akhir.

KRI Cakra termasuk dalam armada pemukul TNI Angkatan Laut. Kapal lain dalam kelas Cakra adalah KRI Nanggala (402). Kedua kapal selam tersebut dibuat di Jerman Barat, dipesan pada tahun 1977 dan pada tahun 1981, mulai bertugas bersama dengan KRI Nanggala (402).

Secara teknis KRI Cakra memiliki bobot selam 1,395 ton dan memiliki dimensi 59,5 meter x 6,3 meter x 5,5 meter. Sudah menggunakan mesin diesel elektrik, 4 diesel, 1 shaft yang menghasilkan 4,600 shp. Dengan demikian kapal mampu memiliki kecepatan higga 21,5 knot. Kapal ini di awaki oleh 34 kru.

Persenjataan : kapal selam KRI Cakra telah dipersenjatai dengan 14 buah torpedo 21 inci dalam 8 tabung.




KRI Nanggala (402) dioperasikan oleh Satuan Kapal Selam Komando Armada RI Kawasan Timur TNI AL. Kapal ini adalah kapal kedua yang mendapat gelar Nanggala dalam armada kapal selam TNI AL.

Sama seperti kapal selam Kapal selam KRI Cakra (401), KRI Nanggala juga diciptakan oleh perusahaan yang sama di Jerman. Nama Nanggala yang diberikan ke Kapal selam ini sebelumnya disandang oleh salah satu dari 12 kapal selam kelas Tjakra buatan Rusia (kelas Whiskey) yang dipensiunkan pada tahun 1970-an. Kapal selam ini memiliki spesifikasi yang sama dengan KRI Cakra.

Kini untuk membangkitkan kekuatan militer Indonesia, Presiden SBY melakukan pembelian kapal selam ke korea dengan kesepatakan memperoleh TOT. Perkembangan Kapal Selam Indonesia masih dalam tahap pengembangan bersama di galangan kapal Daewoo, Korea Selatan. Diharapkan dengan pembelian 3 kapal selam baru dari Korea Indonesia mampu menguasai pembuatan Kapal selam sehingga mampu menciptakan Kapal selam buatan Indonesia sendiri.
iklan