Pasukan Khusus Militer Rusia (Spetsnaz) Belajar Ilmu Kebatinan di Bali

Pasukan Khusus Militer Rusia (Spetsnaz) Belajar Ilmu Kebatinan di Bali - Berita Militer Terbaru - Indonesia merupakan negara yang memiliki berbagai kebudayaan serta kekayaan seni beladiri. Seni beladiri di Indonesia lebih dikenal adalah pencak silat, Berbagai aliran pencak silat di Indonesia memiliki kemampuan masing-masing. Perkembangan ilmu beladiri pencak silat tidak saja di Indonesia tapi telah menyebar keseluruh dunia, diantaranya Amerika dan Jerman. Salah satu ilmu pencak silat yang paling terkenal adalah Merpati Putih (MP).
 
Pasukan khusus Indonesia seperti Kopassus, Pasukan elit Raider, Pasukan Khusus Denjaka, Pasukan Khusus DENBRAVO-90, Pasukan Khusus KOPASKA, Pasukan Khusus YONTAIFIB menggunakan ilmu beladiri asli Indonesia yaitu pencak silat. Ilmu beladiri yang digunakan pasukan khusus indonesia yang merupakan pasukan elit negara ini adalah gabungan dari beberapa ilmu beladiri pencak silat yang ada di Indonesia.
 
Pasukan Khusus Militer Rusia (Spetsnaz) Belajar Ilmu Kebatinan di Bali
 
Ternyata bukan pasukan khusus Indonesia saja yang menggunakan ilmu beladiri pencaka silat, Pasukan khusus Rusia juga tertarik untuk mempelajari keunikan dan kehebatan ilmu beladiri Indonesia. Pasukan khusus Rusia tertarik untuk mempelajari ilmu kebatinana dan tenaga dalam di perguruan Sandhi Murti selama lebih tiga bulan.
 
 
BALI merupakan objek wisata terkenal yang ada di Indonesia banyak wisatawan yang datang dari berbagai negara untuk mengunjungi Pulau Dewata ini. Para wisatawan yang datang ke pulau dewata ini tidak saja memberikan ke Indahannya tapi juga tidak sungkan untuk berbagi ilmu beladiri bagi yang ingin mempelajarinya karena Bali juga dijadikan sebagai tujuan untuk belajar ilmu olah kebatinan dan spiritual.

Diantara wisatawan yang mampir untuk mengunjungi Bali yaitu Pasukan khusus Rusia dari anggota Spetsnaz (Spetsialnovo Naznacheniya), yang datang khusus  ke Bali untuk menimba ilmu olah kebatinan dan tenaga dalam. Pada awalnya Pasukan Khusus Rusia ini datang kembali dengan jumlah 10 orang pada tahun 1994 dengan tujuan berlibur di Bali. Kemudian mereka mendatangi perguruan pencak silat Sandhi Murti untuk belajar  ilmu olah kebatinan hal ini di ungkapkan oleh Gusti Ngurah Harta selaku Ketua Perguruan Sandhi Murti (beritabali.com)

 
Diperguan pencak silat ini pasukan khusus Militer Rusia belajar  ilmu olah kebatinan Di perguruan Sandhi Murti selama kurang lebih tiga bulan. Ilmu kebatinan yang diajarkan kepada mereka adalah ilmu kebatinan Bali kuno. Karakter dari Pasukan khusus Rusia memiliki kepribadian dingin serta tidak banyak bicara ini, mereka relatif cepat belajar ilmu olah kebatinan karena memiliki kemauan yang kuat untuk menguasai ilmu beladiri.

Setelah sekembalinya dari Bali, Pasukan Khusus Rusia ini ternyata mengembangkan ilmu beladiri pencak silat asal Indonesia ini di negara asalnya. Ilmu beladiri yang dipelajari di perguruan Sandhi Murti Bali telah diperaktekan di dalam tugas-tugas militer pasukan elit ini.
Menurut pimpinan dari perguruan pencak silat Sandi Murti, dalam latihan ia lah yang memimpin langsung latihan dari pasukan elit Rusia ini, bukan saja di Indonesia beliau juga mengajar pasukan elit Rusia di negara mereka.

Spetsnaz di tubuh militer Rusia merupakan Pasukan Khusus di Rusia dengan tugas multiguna yang bermaung di bawah subordinasi Badan Keamanan Federal (FSB) serta unit yang dikendalikan oleh Badan Intelejen Militer (GRU).

Spetsnaz telah melakukan berbagai misi berbahaya untuk dan memiliki kemampuan diatas rata-rata pasukan militer reguler militer Rusia. Di medan tempur mereka terkenal sangat ahli dalam menjalankan tugasnya karea itu pasukan ini diminta untuk melatih negara sekutunya seperti Pasukan Keamanan Syria, Irak dan juga Iran. Pasukan ini juga ikut terlibat dalam latihan gabungan dengan berbagai pasukan militer negara lain.
iklan