Kisah Kerjasama Rudal BrahMos dan T-50 PAK FA Rusia dan India

Kisah Kerjasama Rudal BrahMos dan T-50 PAK FA Rusia dan India - Perkembangan Militer Dunia - Militer Rusia dan Militer India makin terjalin mesra, Rusia Bukan hanya sebagai penyedia peralatan militer ke India, tetapi juga memproduksi bersama peralatan militer  yang dikerjakan oleh kedua negara. Departemen Pertahanan India telah menyatakan rencananya untuk memproduksi beberapa senjata dan peralatan militer yang dikembangkan oleh Rusia di India

Jenis dari peralatan militer yang akan diproduksi bersama belum diumumkan, mungkin saja berupa pesawat terbang dan helikopter, serta kapal dan rudal.Baru-baru ini Angkatan Laut India menyetujui pembelian enam rudal jelajah supersonik BrahMos  dan akan diproduksi bersama-sama oleh Rusia dan India.


Kisah Kerjasama Rudal BrahMos dan T-50 PAK FA Rusia dan India


Kisah Mesra Jalinan Kerjasama Rusia dan India

Kerjasama pertahanan bilateral Rusia dan India memiliki sejarah panjang. Pada tahun 1967 Perusahaan konstruksi penerbangan nasional India, Hindustan Aeronautics Limited (HAL) Mendapatkan lisensi MiG-21 dari Uni Soviet. HAL sendiri merupakan perusahaan konstruksi penerbangan terkemuka India sejak kemerdekaan India.

Produk-produk dari perusahaan Soviet yang kini menjadi Rusia seperti MiG-21s, Mig-27 dan Su-30 MKIS telah memainkan peran penting dalam membangun angkatan udara India, yang kebetulan menjadi kekuatan militer terbesar keempat di dunia (di belakang Amerika Serikat, Rusia dan Cina). Pesawat yang dirancang Soviet membentuk inti dari penerbangan militer India.

Munculnya Rudal Supersonic BrahMos

Sejak akhir 1990-an, perusahaan Rusia-India telah berhasil memproduksi persenjataan bersama pabrik BrahMos Aerospace. Perusahaan ini  mengkhususkan diri dalam pembuatan rudal jelajah supersonik BrahMos. Pabrik, yang terletak di Hyderabad, dinamai BrahMos untuk menghormati Brahmaputra dan Sungai Moskow. Proyek utama dari Pabrik ini adalah rudal jelajah hipersonik BrahMos PJ-10, yang dikembangkan bersama oleh Rusia NPO Mashinostroyenia JSC dan Pertahanan Organisasi Pengembangan Riset India (DRDO).

Senjata ini dapat digunakan dari kapal selam, kapal, instalasi tanah dan juga dari pesawat (misalnya, dari Su-30MKI dan bahkan dari Il-76). Dua jenis sistem rudal yang diproduksi satu didasarkan angkatan laut dan yang lainnya adalah untuk pasukan darat.

Saat ini rudal ini dalam pelayanan dengan Angkatan Laut India. Rudal BrahMos banyak menarik minat pembeli di pasar senjata internasional.

Kerjasama Untuk menciptakan Pesawat Siluman T-50 

Bidang lain kerjasama teknis militer antara kedua negara yaitu program untuk mengembangkan pesawat tempur generasi kelima (FGFA). Baru-baru ini, Parrikar mengatakan negaranya telah menginvestasikan hampir 15 miliar rupee (US $ 230 juta) dalam proyek, bersama dengan Rusia.

Pesawat tempur siluman FGFA sedang dikembangkan berdasarkan pada pesawat tempur jarak jauh Rusia T-50. Rusia dan India menandatangani perjanjian untuk berkolaborasi pada pesawat bersama pada 18 Oktober 2007 di Moskow. Proyek ini merupakan yang terbesar di bidang kerjasama militer-teknis antara kedua negara.

Kerjasama Pesawat penumpang Sukhoi Superjet :
 
Produksi bersama dari Superjet Sukhoi, yang merupakan sebuah pesawat penumpang jarak pendek, mungkin mulai dikerjakan di India, Dmitry Rogozin, Wakil Perdana Menteri Rusia mengatakan tahun lalu, menyimpulkan pertemuan Komisi Antar pemerintah Rusia dan India membahas kerjasa sama Perdagangan, Ekonomi, Ilmu Pengetahuan, Teknis dan Kerjasama Budaya. Rogozin mengatakan Superjet bisa diproduksi untuk India serta untuk  untuk pasar negara-negara lainnya.

Kemitraan Strategis istimewa :

"Hubungan persahabatan antara India dan Rusia telah terjalin selama bertahun-tahun dan saling percaya," kata PSRaghavan, Duta Besar India untuk Rusia, dalam sebuah wawancara baru-baru ini dengan media Rusia. "Rusia adalah mitra strategis yang penting untuk India dan akan terus tetap demikian.
iklan