Buk-M3 Salah Satu Rudal Tercanggih Dan Mematikan Milik Rusia

MERAHSATU.COM - Buk-M3 Salah Satu Rudal Tercanggih Dan Mematikan Milik Rusia  - Berita Militer Internasional - Sistem rudal Buk merupakan keluarga dari rudal self-propelled, sistem  rudal permukaan ke udara jarak menengah yang dikembangkan oleh Uni Soviet dan yang sekarang menjadi Rusia dirancang untuk melawan rudal jelajah, bom pintar, fixed dan rotary-wing aircraft , dan juga drone atau UAV.
Sistem rudal Buk merupakan penerus NIIP / Vympel 2K12 Kub NATO menyebutnya SA-6 "Gainfull"). Pengembangan rudal 9K37 "Buk" dimulai dikerkan pada 17 Januari 1972 di atas permintaan Komite Sentral CPSU . Tim pengembangan terdiri banyak lembaga yang sama yang telah mengembangkan 2K12 sebelumnya "Kub" NATO menyebutnya SA-6).
 
Sistem pertahanan misil Rusia Buk-M3 merpakan salah satu rudal tercanggih milik Rusia untuk menggantikan versi pertahanan udara sebelumnya Buk-M1 dan Buk-M2. Rudal terbaru ini sudah melalui tahap uji cobanya.  Rudal tercanggih ini memiliki jangkauan tembak terhadap target mencapai 70 kilometer, jarak tembak ini lebih jauh 25 kilometer dibandingkan dengan pendahulunya. Bahkan untuk sejumlah parameter sistem pertahanan udara baru milik militer Rusia ini setara dengan sistem  pertahanan udara jarak jauh S-300 yang sangat ditakuti oleh pesawat musuh. Dari hasil uji coba yang dilakukan oleh pemerintah Rusia jenis Alutsista ini  sudah memenuhi persyaratan teknis dan dalam beberapa parameter sistem Buk-M3 lebih unggul dari S-300. 



Dikutip dari keterangan yang disampaikan oleh Kementerian Pertahananan Rusia mengatakan bahwa kemampuan dari Buk-3M dalam menghancurkan sasaran mencapai 0,9999, dan kemampuan ini tidak dimiliki oleh S-300.

Sistem rudal pertahanan udara Buk-M3 telah dilengkapi komponen elektronik tercanggih dan sistem yang dimiliki oleh misil pembunuh rudal dan pesawat ini sama sekali baru. Buk-M3 yang merupakan sistem pertahanan udara milik militer Rusia ini dikembangkan oleh Biro Desain Tikhomirov. Sistem pertahanan udara Buk-M3 dianggap sebagai rudal terbaik dunia untuk untuk pertahanan udara yang berfungsi mencegat segala rudal jelajah yang terbang rendah, pesawat musuh bahkan senjata mematikan untuk UAV dan Drone.

Sistem pertahanan rudal Buk-M3 memiliki metode kerja dengan sistem komputer digital dengan kecepatan transmisi data yang tinggi. Jika diperhatikan munculnya sistem alutsista mematikan Buk-M3 Rusia ini, akan menjadikan pertahan udara Rusia makin kokoh, karena kemampuan yang dimiliki oleh rudal baru ini setara bahkan melebihi sistem perahanan S-300 dalam uji coba yang telah dilakukan oleh militer Rusia.

Seperti yang dilansir oleh Sputnik News, baterai dari sistem pertahanan udara rudal Buk-M3 mampu melacak sampai 36 target musuh secara bersamaan serta dapat ditembak secara bersamaan untuk menghancurkan semua target. Selain memiliki kemampuan untuk mempertahan kan keamanan udara, rudal Buk-M3 juga memiliki kemampuan untuk membidik sasaran di laut dan darat, dikarenakan dapat meluncur secara vertikal.

Biro Desain Tikhomirov  selain merancang dan menciptakan senjata untuk militer Rusia juga talah berhasil merancang radar canggih untuk pesawat tempur tempur Mig-29, dan pesawat latih Yak-40 bahkan UAV.

Sistem rudal Buk-M3 terbaru milik Rusia ini akan memasuki lanyanan sebelum akhir 2015, dan dikirim ke tentara pada 2016. Kemampuan yang dimiliki rudal tercanggih ini dapat dikombinasikan dengan sistem pertahanan udara S-300 untuk menjaga seluruh kawasan udara Rusia. Tentunya kombinasai dari kedua sistempertahanan udara ini akan memiliki efek gentar yang membuat negara lain harus berpikir dua kali untuk menerobos kawasan udara Rusia. Di Dunia ini hanya beberapa negara yang berhasil menciptakan dan mengembang sistem pertahanan udara. Untuk Hal persaingan peralatan militer Rusia akan terus bersaing dengan musuh abadinya Amerika. Untuk kawasan Timur Tengah militer Iran terus melakukan riset mendalam. Sedangkan untuk kawasan Asia Pesifik Jepan dan China memiliki peran penting untuk persaing ini. 

Saa ini Militer Indonesia belum memiliki kedua sistem pertahanan yang telah disebutkan diatas. Kawasana militer Indonesia sering dilanggar oleh negara asing. Namun, TNI AU sering melakukan pengejaran dengan pesawat tempur buatan berbagai negara termasuk buatan Rusia untuk mengejar pesawat asing yang menerobos kawasan udara Indonesia.
iklan