Tentara AS Bela Pria Muslim yang Dilecehkan

BANGKAPOS.COM, NEW YORK -- Islam di Amerika Serikat (AS) merupakan agama minoritas yang sering kali dicap sebagai agama kekerasan oleh sejumlah warga AS. Bahkan ada sejumlah gerakan yang terang-terangan yang menakan gerakan anti-Islam. 

Salah satu penyebab menculnya pandangan Islam adalah agama kekerasan adalah ulah sejumlah oknum yang tak bertanggung jawab pada serangan 11 Sepetember.

Namun, seiring berjalannya waktu ada juga sejumlah warga AS yang tidak mempercayai bahwa serangan tersebut dilakukan opeh penganut Islam bahkan setelah serangan tersebut banyak warga AS memeluk Islam dan megnhormati Islam meski tidak memeluk Islam.

Tentara AS Bela Pria Muslim yang Dilecehkan

Seperti halnya sebuah kejadian menarik di sebuah toko yang dijaga oleh seorang pria Muslim, saat itu ada seorang pria mengenakan pakaian warna putih dengan potongan rambut urak-urakan menghina penjaga toko tersebut.

Di saat bersamaan ada seorang pria yang dilihat dari seragamnya adalah seorang anggota militer AS marah dengan sikap pria yang menghina penjaga toko tersebut dengan kata-kata rasis terhadapa penganut Islam.

Selanjutnya, terjadi perang argumen dan si tentara AS membela si penjaga toko tersebut. Adu argumen tersebut membuat sejumlah pengunjung toko lainnya memperhatikan kedua pria tersebut, namun saat adu argumen semakin panas, seorang pria lain muncul dan langsung menyalami si tentara.

Ternyata, adegan tersebut hanyalah sebuah reality show untuk mengetahui tingkat kepedulian warga AS terhadap penganut Islam.
Untuk menyaksikan aksi pembelaan tentara AS kepada penjaga toko penganut Islam bisa anda saksikan pada video di atas.
iklan