Ini Pesawat Ulang Alik Canggih yang Dinaiki Rizman ke Luar Angkasa

detikNews - Jakarta, Rizman A Nugraha tinggal menghitung bulan untuk menjalani pengalaman terhebat dalam hidupnya. Dia akan ke luar angkasa naik pesawat ulang alik XCOR Lynx Mark II. Bagaimana kecanggihan pesawat tersebut?

Rencananya, Rizman akan berangkat pada akhir Desember 2015 atau awal Januari 2016. Dia akan menembus atmosfer bersama seorang pilot di pesawat berkapasitas dua orang tersebut. Dia akan terbang setinggi 103 km dari Planet Bumi menembus batas luar angkasa dengan durasi perjalanan 60 menit.

Ini Pesawat Ulang Alik Canggih yang Dinaiki Rizman ke Luar Angkasa



Waktu Rizman di luar bumi hanya sekitar enam menit saja. Dia akan menikmati pemandangan luar biasa yang tak semua orang bisa menikmatinya.

"Dari terbang dari Bumi kemudian melayang ke luar angkasa lalu kembali lagi ke Bumi itu membutuhkan waktu 45 sampai 60 menit saja, jadi termasuk cepat. Dan nanti di luar angkasanya itu cuma 6 menit," kata pria asal Bangka Belitung tersebut saat berbincang dengan detikcom di kantornya, Rabu (24/6) kemarin.
Pesawat tersebut milik XCOR Aerospace. Menurut Rizman, dia dan 23 orang lain dari 23 negara adalah orang-orang pertama yang akan menggunakan pesawat tersebut. Setelahnya, perusahaan tadi akan mengkomersilkan perjalanan ke luar angkasa sebagai salah satu pilihan wisata. Tentu saja hanya untuk orang-orang berkocek tebal.

Dikutip dari situs XCOR.com, pesawat Lynkx Mark II adalah pesawat yang memang didesain untuk membawa manusia ke luar angkasa secara bolak-balik. Pesawat itu bisa digunakan kembali untuk mengangkut penumpang lainnya atau disebut dengan reusable launch vehicle (RLV).

Lynkx Mark II berkapasitas dua orang dan mampu terbang ke luar orbit hingga berjarak 100 km. Konsep RLV memang terbilang baru, karena selama ini penerbangan pesawat ulang alik lebih banyak menggunakan roket sekali jatuh lalu pesawatnya mengangkasa secara terpisah.

Pesawat ulang alik canggih ini diklaim bisa digunakan untuk 4 kali penerbangan sehari. Untuk Rizman, bila 23 orang, maka bisa jadi ada beberapa kali penerbangan dalam sehari.

Pesawat ini juga diklaim terjamin keamanannya serta biaya perawatannya yang tidak terlalu mahal. Seluruh komponennya didesain untuk bisa bertahan menembus atmosfer dengan sistem perlindungan panas di hidung pesawat. Sayapnya sepanjang 9 meter dan didesain agar bisa mendarat dengan kecepatan 90 knot.

Konsep wisata ke luar angkasa memang sedang tren akhir-akhir ini. Selain XCOR Aerospace, ada juga grup Virgin yang menawarkan konsep serupa. Namun ongkosnya memang sangat mahal. Calon peserta harus terlebih dulu mengisi aplikasi secara online dan membayar USD 250.000, atau setara dengan Rp 3,2 miliar per orangnya.

Sayangnya, saat percobaan penerbangan pesawat SpaceShipTwo yang memiliki kapasitas enam orang dengan dua pilot yang mengoperasikannya, gagal. Pesawat tersebut kecelakaan saat hendak lepas landas dan kopilotnya tewas. (rni)
iklan