Hebat, Kodam Mulawarman Punya Kapal Cepat Canggih

Berita Militer - BALIKPAPAN - Kebangkitan industri alat utama sistem persenjataan (alutsista) TNI AD makin nyata. Itu terbukti dari atraksi Kapal Motor Cepat (KMC) Komando produksi dalam negeri yang memukau ratusan pasang mata di pesisir pantai Kelurahan Manggar, kemarin (3/6). Kapal bertenaga dorong "water jet " itu diserahkan Markas Besar TNI AD kepada Kodam VI/Mulawarman untuk memperkuat pertahanan militer.

Dalam atraksinya, kapal yang memiliki panjang 17,5 meter dan lebar 4,28 meter itu mampu bermanuver 360 derajat dalam hitungan detik tanpa berpindah tempat. Tak hanya itu, ketika menemui gangguan alam secara tiba-tiba, kapal ini dapat dihentikan secara mendadak. KMC Komando dinilai cocok untuk beroperasi di perairan sempit seperti di kawasan Kalimantan.
 

Kapal ini juga mampu mempermudah pergeseran pasukan dari laut ke darat dengan cepat.  KMC Komando juga bisa digunakan untuk kepentingan SAR. Selain itu, untuk kebutuhan patroli di kawasan yang rawan terjadi illegal fishing, terutama di perairan di Kalimantan Utara (Kaltara).

Secara simbolis, penyerahan dilakukan oleh Direktur Pembekalan Angkatan Darat (Ditbekangad) Brigjen TNI Tasenga Talilah kepada Pangdam VI/Mulawarman Mayjen TNI Benny Indra Pujihastono. Dalam sambutannya, pejabat TNI AD itu menjelaskan jika kapal tersebut merupakan hasil rancang bangun tenaga ahli dan perwira Ditbekangad, dengan melibatkan tenaga ahli dari Universitas ITS serta tenaga pelaksana dari PT Tesco Indomaritim.

KMC Komando ini, kata dia, memiliki karakteristik jenis fast attack craft (kapal serang cepat). Kapal ini bisa digunakan untuk pelayanan tamu VVIP. "Ini merupakan kesungguhan TNI AD untuk memperkuat kekuatan militer di Kodam Mulawarman, demi mempertahankan NKRI. Kami harap kapal ini bisa digunakan sebagaimana mestinya dan dirawat dengan baik," Talilah.

Ia melanjutkan, kini TNI AD berupaya penambahan alutsista bersinergi dengan pengembangan industri produk dalam negeri. Yaitu dengan melibatkan badan negara ahli strategis. Di tengah keterbatasan pendanaan, TNI lanjut dia, berusaha tetap melakukan penambahan alutsista secara bertahap.

Sementara itu, Pangdam VI/Mulawarman Mayjen TNI Benny Indra Pujihastono menyampaikan apresiasinya atas perhatian pihak TNI AD yang memberikan kapal tersebut.

"Kapal ini juga dapat digunakan untuk patroli terbatas serta sarana pengendalian laut. Sangat cocok digunakan di kawasan Kalimantan," kata Benny.

Ia mengatakan TNI AD juga akan kembali mengajukan penambahan kapal tersebut untuk memperkuat ketahanan militer di Provinsi Kaltim, Kalsel dan Kalteng. Menurutnya, Kodam Mulawarman, saat ini memiliki sejumlah prestasi di tingkat nasional dan dunia. Misalnya saja, salah satu prajuritnya kini berhasil menjadi bagian dari tim kejuaraan menembak militer di tingkat dunia. "Kami berharap terus bisa mempertahankan NKRI bagaimanapun situasinya," tambah Benny lagi. (qi/tom/k18).kaltimpost.co.id
iklan