Dibawah Jokowi Hutang Indonesia 4 kali Hutang selama 30 tahun Masa Soeharto

Dibawah Jokowi Hutang Indonesia 4 kali Hutang selama 30 tahun Masa Soeharto  – Sebuah Iklan sindiran dari perusahaan rokok menunjukan gambaran pemerintahan saat ini. Dengan target pengeluaran yang bombastis, Memperoleh penerimaan pajak tinggi, dan target bagi proyek dengan pengusaha di sekeliling Pemimpin yang ugal-ugalan dengan sumber dananya masih mimpi.

Dibawah Jokowi Hutang Indonesia 4 kali Hutang selama 30 tahun Masa Soeharto

Salamuddin Daeng  selaku peneliti di Indonesia For Global Justice (IGJ) memberikan gambaran ekonomi nasional yang kritis dimana industri nasional lumpuh, lapangan pekerjaan yang susah, upah buruh rendah, berakibat kepada  kemampuan konsusmsi masyarakat melemah.Bahkan laju konsumsi lemah yang selama ini ditopang oleh kredit konsumsi juga merosot karena meningkatnya suku bunga.
“Keadaan ekonomi yang sekarat akan berimplikasi langsung terhadap menurunnya penerimaan pajak pemerintah,” ujar Salamuddin Daeng.
Sementara keinginan pemerintahan Jokowi yang ingin memperoleh pendapatan cukai tembakau secara besar besaran sebagai usaha untuk menutupi kebolongan pajak, tentunya akan menuai protes dari kalangan industri.

Oleh karen itu salah satu cara yang bisa ditempuh oleh pemerintah adalah menambah utang luar negeri. Program yang akan direalisasikan oleh kementrian keuangan Pemerintahan Joko Widodo pada tahun ini akan memperoleh hutang sebesar Rp 451,8 triliun, dengan penerbitan Surat Berharga Negara (SBN). Jika hal ini terjadi maka hanya dalam waktu setahun Jokowi akan mendapat hutang 4 kali lipat hutang selama 30 tahun Soeharto berkuasa.

Seperti yang Dilansir oleh beberapa media :

Dibawah Jokowi Hutang Indonesia 4 kali Hutang selama 30 tahun Masa Soeharto 2 Dibawah Jokowi Hutang Indonesia 4 kali Hutang selama 30 tahun Masa Soeharto 3 Dibawah Jokowi Hutang Indonesia 4 kali Hutang selama 30 tahun Masa Soeharto 4
iklan