Membandingkan Kekuatan Militer Indonesia Dengan Militer Amerika

Membandingkan Kekuatan Militer Indonesia Dengan Militer Amerika

Merahsatu.com - Lembaga analisa militer Global Firepower merilis kekuatan Indonesia kini berada di urutan 15 dunia sejak Juni 2013. Sebelumnya, tahun 2011 lalu militer Indonesia masih berada di peringkat 18 besar dunia. Sementara posisi negara terkuat tetap diduduki militer Amerika Serikat.

Kekuatan militer Amerika Serikat tak hanya mengandalkan kuantitas alat perang. Jumlah sudah pasti berlimpah. Nyaris tak ada senjata tua milik AS. Semuanya baru dan canggih. Itulah alasan AS sering berperan sebagai polisi dunia. Termasuk berniat menyerbu Suriah dengan alasan rezim Basyar al-Assad menggunakan senjata kimia untuk menghabisi rakyatnya.

Kekuatan udara AS didukung pesawat generasi terbaru seperti F-22 Raptor  dan F-35 A/B yang disebut bisa merontokkan pesawat tempur mana pun di dunia. Di darat dan laut pun mereka punya superioritas dari segi statistik.

Tapi jumlah banyak dan persenjataan canggih tak selalu membuat AS unggul dalam peperangan. Di Vietnam, AS dikalahkan gerilyawan dan Vietcong. Di Irak dan Afganistan ribuan serdadu AS jadi korban.

Kekuatan militer Indonesia mulai bangkit sejak di pimpin oleh SBY, SBY mulai melakan Modernisasi peralatan militer Indonesia yang sudah menua.Banyak langkah baru yang diambil oleh SBY untuk meningkatkan kualitas dari Militer Indonesia. Kekuatan Militer Indonesia terus ditingkatkan dengan meningkatkan anggaran militer dengan program MEF nya SBY dianggap telah menjadikan Militer Indonesia kembali bangkit. 

Baru-baru ini pemerintah Indonesia terus menggaungkan setiap pembelian senjata dari luar harus diberangi dengat ToT sehingga Militer Indonesia dapat menciptakan perlatan tempur itu sendiri di kemudian hari.

Penelusuran  dari situs globalfirepower.com. Berikut kekuatan Indonesia jika dibandingkan dengan negara adidaya yang jadi ranggking 1 negara terkuat di dunia.

1.
Jumlah personel militer dan cadangan

Jumlah personel militer aktif
Indonesia: 438.410
Amerika Serikat: 1.477.896

Pasukan cadangan
Indonesia: 400.000
Amerika Serikat: 1.458.500

Penduduk yang bisa dijadikan tentara
Indonesia: 107.538.660
Amerika Serikat: 120.022.084

2.
Kekuatan Darat

Tank Baja
Indonesia: 400
Amerika Serikat 8.325

Kendaraan lapis baja
Indonesia: 506
Amerika Serikat: 18.539

Artileri jarak jauh
Indonesia: 62
Amerika Serikat: 1.791

Peluncur roket
Indonesia: 50
Amerika Serikat: 1.330

Mortir
Indonesia: 3.350
Amerika Serikat: 7.500

Senjata antitank
Indonesia: 11.000
Amerika Serikat: 329

Kendaraan angkut logistik
Indonesia: 11.100
Amerika Serikat: 28.000

3.
Kekuatan Laut

Kapal perang
Indonesia: 150
Amerika Serikat: 290

Kapal selam
Indonesia: 2
Amerika Serikat: 71

Kapal pendarat pasukan
Indonesia: 26
Amerika Serikat: 28

Kapal kelas korvet
Indonesia: 23
Amerika Serikat: 0

Kapal kelas frigat
Indonesia: 6
Amerika Serikat: 24

Kapal dagang
Indonesia: 1.340
Amerika Serikat: 465

Pelabuhan Laut Utama
Indonesia: 9
Amerika Serikat: 21

Kapal Patroli
Indonesia: 70
Amerika Serikat: 12

4.
Kekuatan Udara

Kekuatan pesawat udara
Indonesia: 444
Amerika Serikat: 15.293

Helikopter
Indonesia: 187
Amerika Serikat: 6.665

Lapangan udara dan airport
Indonesia: 676
Amerika Serikat: 15.079

5.
Faktor penunjang lain

Anggaran pertahanan
Indonesia: USD 5.220.000.000
Amerika Serikat: USD 689.591.000.000

Produksi minyak
Indonesia: 982.900 barel per hari
Amerika Serikat: 10.128.000 barel per hari

Konsumsi minyak
Indonesia: 1.115.000 barel per hari
Amerika Serikat: 18.949.000 barel per hari

Cadangan minyak
Indonesia: 3.885.000.000 barel per hari
Amerika Serikat: 20.680.000.000 barel per hari

Luas daratan
Indonesia: 1.904.596 km2
Amerika Serikat: 9.826.675

Panjang garis pantai
Indonesia: 54.716 km
Amerika Serikat: 19.924 km

Dengan adaya pemaparan diatas diatas kertas Militer Amerika menang dengan segala teknologinya. Tapi militer Indonesia memiliki pasukan khusus yang dapat mengalahkan peringkat AS. Pasukan Elit Indonesia masuk ke peringkat 3 di dunia. Oleh karena itu militer Amerika jika ingin menyerang Indonesia harus berpikir dahulu karena Indonesia tidak sama dengan Irak dan negara lainnya. Merdeka.com



iklan