Kapal Induk Indonesia 3 : Pesawat Tempur Ini Cocok Buat Indonesia

 
Kapal Induk Indonesia 1 : Pesawat Tempur Ini Cocok Buat Indonesia


Pesawat tempur kapal induk termasuk pesawat yang langka. AS adalah negara dengan kekuatan pesawat kapal induk terbesar, hal ini tidak terlepas dari jumlah kapal induknya yang mencapai puluhan. 
Indonesia adalah negara besar dan dikelilingi oleh Laut yang sangat luas. Untuk menjaga kawasannya yang sangat luas itu maka salah satu cara adalah dengan memiliki Kapal Induk versi Indonesia, untuk melengkapi kapal induk tersebut Militer Indonesia bisa  memiliki  pesawat tempur yang cocok dengan kapal tersebut.

Berikut ini Beberapa pesawat tempur yang mungkin cocok untuk Kapal Induk Indonesia :

1. Dassault Rafale M

Dassault Rafale M
Dassault Rafale Prancis yang ditugaskan pada kapal induk Charles de Gaulle, lepas landas dari kapal induk USS Harry S. Truman (CVN-75) Amerika Serikat dalam sebuah latihan bersama, 14 Januari 2014. Gambar: US Navy
Dassault Rafale termasuk salah satu masterpiece penerbangan. Berdasarkan sebuah uji coba, sistem kontrol penerbangan Rafale sukar ditandingi dalam hal respon dan presisi (disebutkan lebih unggul dari F-16). Hal ini tentunya menjadi pertimbangan penting terutama untuk sebuah pesawat tempur kapal induk. Dilengkapi dengan SPECTRA, yang sebagian menganggapnya sebagai sistem defensif terbaik di dunia, dan dipandu oleh radar dan senjata berkelas, Rafale adalah salah satu pesawat tempur kapal induk terbaik di dunia.
  1. Dassault Rafale adalah pesawat tempur serbaguna generasi ke-4.5, bermesin dua, dan bersayap delta asal Perancis yang dibuat oleh Dassault Aviation. Rafale dirancang sebagai pesawat berpangkalan di daratan maupun di kapal induk. 
  2. Kecepatan maks.: 2.130 km/h
  3. Panjang: 15 m
  4. Jarak tempuh: 3.700 km
  5. Tipe mesin: Snecma M88


2. Mikoyan MiG-29K
Mig-29K
MiG-29K saat pameran udara MAKS 2007. Mendemonstrasikan stabilitas saat terbang di kecepatan rendah. Gambar: Oleg Belyakov
Ketika Rusia menggunakan Su-33 untuk beroperasi di kapal induk, banyak yang menganggap keputusan in tidak tepat karena MiG-29 yang lebih kecil menawarkan tingkat fleksibilitas yang lebih tinggi. Dalam hal jangkauan, interface pilot dan kecanggihan, MiG-29K berbeda dari Fulcrum asli dan dianggap sebagai salah satu pesawat angkatan laut yang paling ditakuti karena radar canggih dan rudal R-77 (AMRAAMSKI).
  1. Mikoyan MiG-29K 
    Mikoyan MiG-29K adalah sebuah penempur multiperan yang diluncurkan dari kapal induk yang dikembangkan oleh biro rancang Mikoyan. MiG-29K dikembangkan pada akhir 1980 dari Mikoyan MiG-29M. 
  2. Kecepatan maks.: 2.200 km/h
  3. Kecepatan jelajah: 1.400 km/h
  4. Berat: 18.550 kg
  5. Panjang: 17 m
  6. Biaya per unit: 32.000.000–32.000.000 USD
  7. Tipe mesin: Klimov RD-33


3. Boeing F/A-18E/F Super Hornet
F/A 18 Super Hornet
Sebuah F/A 18 Super Hornet terbang di atas kapal induk USS Theodore Roosevelt di Teluk Oman, 1 November 2008. Gambar: US Navy
F/A-18E Super Hornet adalah berkursi tunggal sedangkan versi F/A-18F berkursi ganda. Pesawat dua mesin multiperan yang dikembangkan berdasarkan pesawat McDonnell Douglas F/A-18 Hornet ini terbang pertama kali pada tahun 1995. Super Hornet mulai resmi digunakan Angkatan Laut Amerika Serikat pada tahun 1999, menggantikan F-14 Tomcat yang pensiun pada tahun 2006.

Boeing F/A-18E/F Super Hornet

  1. Boeing F/A-18E/F Super Hornet adalah pesawat tempur militer bermesin ganda berbasis carrier varian tempur multirole berdasarkan McDonnell Douglas F/A-18 Hornet. Wikipedia
  2. Kecepatan maks.: 1.915 km/h
  3. Kecepatan jelajah: 1.250 km/h
  4. Berat: 14.550 kg
  5. Panjang: 18 m
  6. Biaya per unit: 66.900.000–66.900.000 USD (2012)
  7. Tipe mesin: General Electric F414
iklan